Ternyata Karyawan Facebook Tidak Boleh Pakai Smartphone Canggih. Why ?
Mungkin dalam pikiran Anda, para karyawan Facebook adalah orang-orang pintar dan elit yang menggunakan berbagai perangkat digital canggih seperti smartphone canggih yang saat ini banyak digunakan orang-orang dengan tingkat kebutuhan akan informasi yang tinggi. Namun ternyata tidak, nyatanya, di Facebook justru tidak banyak pegawai yang menggunakan smartphone yang canggih. Mengapa demikian ? Ternyata alasannya adalah, hal tersebut diterapkan di Facebook atas wujud empati terhadap orang-orang di berbagai penjuru dunia yang belum mampu merasakan akses internet yang mudah dan murah. Seperti yang dikampanyekan pimpinannya Mark Zuckerberg, dimana dia saat ini sedang gencar-gencarnya mengkapanyekan internet melalui situsnya, yaitu internet.org. Dimana tujuan dari kampanye tersebut adalah mengusahakan minimal 2/3 dari penduduk bumi untuk bisa merasakan internet yang mudah dan murah, agar informasi-informasi dapat mereka serap dengan mudah pula.
Menurut Mark, apalah artinya sebuah smartphone canggih apabila smartphone tersebut tidak dapat digunakan untuk mengakses informasi, khususnya di daerah yang memang sulit mendapat akses internet yang mudah dan murah. Dengan menggunakan ponsel-ponsel jadul, diharapkan para pegawai dapat benar-benar merasakan pentingnya jaringan internet yang baik dan mumpuni saat ini dan di masa yang akan datang. Dengan ini pula, para pegawai diharapkan untuk lebih kreatif lagi dalam berinovasi untuk membangun informasi yang baik di masa depan. Lalu bagaimana menurut Anda, apakah Anda akan betah menggunakan ponsel jadul Anda ?
Sumber: Iptekini
Mencegah Kebakaran di Rumah
Akhir-akhir ini kita sering melihat berita kebakaran di televisi, kebanyakan kebakaran terjadi karena konsleting listrik dan akibat keerobohan manusia. Bahkan selama Ramadhan tahun ini, setidaknya terjadi 19 peristiwa kebakaran di wilayah Jakarta Barat dengan kerugian mencapai sekitar Rp 3,7 miliar. Kerugian tersebut belum termasuk korban jiwa sebanyak dua orang warga. Tanpa ada tindakan preventif, angka ini bukan tak mungkin dapat terus bertambah.
Sepertinya sudah saatnya kita peduli akan keamanan rumah kita terhadap kebakaran, karena kita tidak akan pernah tau kapan musibah akan datang, banyak sekali cara untuk mencegah terjadinya kebakaran, apalagi pada jam yang serba modern ini kita dapat memanfaatkan teknologi yang canggih untuk mengatasi / mencegah terjadinya kebakaran, salah satu cara mencegah kebakaran adalah dengan menempatkan sistem deteksi dan pemadam kebakaran. Meskipun memiliki rumah yang tidak terlalu besar Anda belum tentu cukup waktu dan akses untuk menyelamatkan diri Anda jika terjadi kebakaran. Memiliki sistem pemadam kebakaran di rumah dapat mengontrol kobaran api atau bahkan mematikannya. Pertama, Anda dapat membuat sistem pemadam yang berintegrasi dengan detektor asap, Kedua water sprinkle, Anda bisa menempatkan pemadam kebakaran di beberapa titik di rumah Anda. Alternatif pertama lebih disarankan untuk Anda. Alasannya, detektor asap akan membangunkan Anda, jika ada asap dari dalam rumah. Dengan begitu, Anda memiliki waktu lebih untuk menyelamatkan diri ketika kebakaran terjadi. Anda disarankan untuk memasangkan detektor asap di atap lorong rumah Anda di luar kamar tidur. Selain itu, tempatkan juga detektor asap di setiap kamar. Prioritas paling utama adalah menempatkan detektor asap di dapur. Triknya, Anda dapat menempatkan detektor sedikit di luar dapur agar tidak terjadi "alarm palsu" karena Anda tengah memasak.
Alasan kedua, water sprinkle akan secara otomatis menyemprotkan air dalam rumah Anda, yaitu ketika suhu ruangan mencapai 57-79 derajat celcius. Anda tidak perlu kesulitan mencoba mengoperasikan alat pemadam. Jangan lupa menaruh alat-alat pemadam ini di setiap ruangan, terutama di dapur. Pastikan alat pemadam milik Anda ini tidak macet dan mudah diraih dalam situasi darurat. Selain itu, hubungilah pemadam kebakaran di nomor 113 atau 1131. Tindakan ini dimaksudkan untuk mencegah menyebarkan api ke wilayah lain dan menjadi lebih besar serta lebih berbahaya.
Sumber: Iptekini
Uang Elektronik. Tren Baru Sistem Pembayaran Indonesia
Gaya hidup manusia masa kini tak terkecuali masyarakat Indonesia semakin praktis dan instan karena telah dimanjakan oleh kemajuan teknologi. Dimulai dari komunikasi hingga kini sangat banyak sekali teknologi-teknologi baru bermunculan. Salahsatu teknologi terbaru yang akan segera menjadi tren di negeri ini saat ini yaitu E-Money atau Uang elektronik. Sudah tahukah kamu apa uang elektronik itu dan bagaimana cara kerjanya ? Uang elektronik merupakan alat pembayaran yang sama seperti uang biasanya, hanya saja uang elektronik mempunyai bentuk dan juga cara kerja yang berbeda. Jika uang biasa nilainya tergantung juga pada fisiknya, misalkan uang bernilai Rp 1.000,- maka uang tersebut mencantumkan nilainya dalam uang itu sendiri, serta memiliki bentuk (gambar) sendiri, dan nilai lainnya juga mencantumkan nilainya sendiri dan mempunyai bentuknya sendiri pula. Berbeda dengan uang elektronik, uang elektronik mempunyai bentuk fisik yang tidak mencantumkan nilainya. Nilai dari uang elektronik tersimpan secara elektronik dalam media chip yang telah terintegrasi dengan server. Mirip dengan ATM, hanya saja uang elektronik dapat langsung digunakan untuk membayar apa yang telah kita beli. Tak hanya dengan media chip saja, uang elektronik juga dapat diakses melalui perangkat mobile. Jadi kamu juga bisa menggunakan layanan ini menggunakan smartphone dan gadget yang kamu punya. Lalu apa saja yang bisa dilakukan dengan uang elektronik / e-money ? Untuk saat ini, sudah banyak mall, restoran, dan bahkan pembayaran parkir dan jalan tol telah menggunakan sistem pembayaran baru ini. Saat ini Jakarta juga telah mengupayakan pemakain uang elektronik ini. Untuk kedepannya tentu saja akan sangat banyak layanan yang beralih ke e-money. Untuk lebih jelasnya, tonton saja shortfilm edukasi dan sosialisasi tentang penggunaan uang elektronik dari Bank Indonesia (BI).
Setelah melihat video tersebut, bagaimana pendapat kamu tentang uang elektronik ? Mungkin dalam waktu dekat ini, masyarakat belum terlalu antusias dengan sistem pembayaran seperti ini. Namun masyarakat Indonesia pasti akan dengan cepat beralih ke e-money, mengingat BI sendiri yang mendorong masyarakat untuk segera beralih ke e-money.
Sumber: Iptekini
UGM Nomor Satu Se-Indonesia
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh lembaga pemeringkat perguruan tinggi Webometrics edisi Januari 2015 lalu. Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menduduki peringkat pertama sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Dari 100 perguruan tinggi terbaik di Asia Tenggara Asia, UGM menempati peringkat ke-9, kemudian ada UI di peringkat 13, ITB di peringkat 15, Universitas Brawijaya peringkat 16 dan juga IPB di peringkat 27. Sementara Pada daftar peringkat 1.000 universitas terbaik dunia, UGM menempati peringkat 518 dunia, UI 660, ITB 704, dan Universitas Brawijaya 738.
Direktur Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi (DSDI) UGM, Widyawan, Ph.D., mengatakan bahwa peringkat Universitas Gadjah Mada dalam 3 tahun terakhir selalu berada pada posisi pertama di Indonesia. Meskipun demikian, peringkat dunia UGM dalam webometrics masih naik turun. Menurutnya hal tersebut disebabkan oleh perkembangan dari posisi peringkat 23 ribu perguruan tinggi lain yang disurvei oleh Webometrics. Seperti diketahui, pada juli 2014 lalu, Webometrics menempatkan UGM peringkat 414 dunia, "Peringkat rangking dunia UGM memang belum stabil, UGM pernah di posisi 400-an, 500-an dan 600an. Ada naik turun. Ini menjadi pekerjaan rumah buat kita," kata Widyawan pada wartawan, Jumat (13/2). Meski mengalami penurunan peringkat di tingkat dunia, namun capaian bisa mempertahankan peringkat nomor satu di Indonesia, kata Widyawan, tetap harus disyukuri. Menurutnya, capaian hasil kerja keras tersebut tidak lepas dari penyediaan konten di situs UGM, "Saya kira ini bukan hanya hasil kerja bagian TIK saja tapi juga penyedia konten, baik itu dosen, mahasiswa dan alumni," tuturnya.
Kriteria pemeringkatan perguruan tinggi yang dilakukan oleh Webometrics, kata Widyawan, didasarkan pada gabungan indikator yang memperhitungkan baik volume maupun isi web, visibilitas, dan dampak dari publikasi web bagi para pengguna di masyarakat. Meski demikian, kata Widyawan, peringkat perguruan versi Webometrics ini mendorong perguran tinggi di seluruh dunia berlomba-lomba dalam menyediakan konten yang semakin baik dan berkulitas. Tidak hanya itu, Perguruan Tinggi juga dituntut mendorong publikasi penelitian, jurnal dan publikasi internasional di laman web universitas. "UGM saya kira selalu mendorong kualitas akademik dan keterbukaan digital, " pungkasnya. (Humas UGM/Gusti Grehenson). Sumber
Teknologi. Dulu VS Sekarang
Tak dapat dipungkiri kalau sekarang ini teknologi benar-benar akan menggantikan peran alat-alat yang sebelumnya yang pernah ada. Karena teknologi memberikan kenyamanan, keamanan, dan juga kemudahan bagi para pemakainya. Tak heran perilaku manusia pun juga berubah tidak seperti dulu lagi. Ngomong-ngomong soal berbagai perubahan manusia dikarenakan kemajuan teknologi, berikut ini merupakan beberapa perilaku manusia saat ini yang berbeda dengan sebelum berkembang pesatnya teknologi dalam kehidupan.
1. Berbagai Alat yang Kita Gunakan Sehari-hari Dulu, Kini Telah Tergantikan Oleh Gadget
Jika dulu, untuk bangun tepat waktu kita gunakan alarm yang ada di jam weker kita, sekarang semua smartphone & gadget juga menyediakan fitur alarm. Kalender, Jam, Kalkulator, dan Radio pun tersedia pula di gadget. Tentu banyak orang yang lebih memilih menggunakan gadget yang praktis dan All-in-One jika dibanding alat-alat tersebut yang lebih banyak makan tempat. Kemudian, dimasa depan apa lagi ?
2. Mendengarkan Musik
Kalau kamu tau cara bagaimana rewind kaset dengan pensil berarti kamu termasuk orang yang beruntug karena pernah mengalami masa indah 90'an. Dulu, untuk memutar musik yang diinginkan, kamu harus pergi ke toko kaset / cd terdekat untuk membelinya kemudian putar dengan walkman atau tape kamu. Tidak seperti sekarang, mau dengerin lagu tinggal buka internet, streaming lagu yang ingin kamu dengarkan via YouTube, SoundCloud, dll. Hal buruknya, sekarang banyak lagu-lagu bajakan tersebar di berbagai situs di internet.
3. Mencari Alamat
Dulu, kalau kita mau cari alamat orang itu tidak segampang seperti sekarang ini. Kalu mau tahu seperti apa susahnya cari alamat, coba aja dengerin lagunya Ayu Tingting. Lain halnya dengan sekarang, mencari alamat semakin dimudahkan dengan peta yang dilengkapi GPS (Global Positioning System) yang ada pada kebanyakan smartphone saat ini. Jelas lebih mudah.
4. Bertamu / Berkunjung
Ini yang paling saya anggap menyebalkan saat ini. Entah kenapa menurut saya ini sangat tidak sopan. Dulu ketika gadget belum mendominasi kehidupan manusia seperti sekarang ini. Ketika bertamu kita mengetuk pintu, atau memencet bel, dan mengucap salam. Kemudian orang yang kita kunjungi akan keluar, membukakan pintu, dan mempersilahkan masuk. Namun sekarang kita lebih senang mengirim pesan instant kepada orang yang hendak kita kunjungi. Contoh: Amir: Gue udah di depan rumah lu. Keluar !!! Ari: Oke bro.
5. Respon Terhadap Sesuatu
Kalau dulu, banyak respon yang sering kita ungkapkan untuk suatu peristiwa. Misalnya suatu peristiwa yang mengagumkan, maka kita akan bilang itu "keren". Sekarang, ketika suatu peristiwa diunggah ke situs jejaring sosial, Facebook misalnya. Tidak peduli apapun itu, akan ada lebih banyak "like" daripada komentar yang berdatangan ke peristiwa yang kita unggah. Bukankah konyol ketika suatu peristiwa menyedihkan disukai oleh teman sendiri ? Namun sekarang "like" sudah beda arti. Sekarang "like" lebih dianggap suatu prestasi ketenaran suatu peristiwa (status).
6. Mencari Hal-hal Yang Belum Diketahui
Kalau dulu, untuk mencari hal-hal yang belum kita ketahui, berpikir, melakukan survey, atau pergi ke perpustakaan untuk membaca. Sangat berbeda dengan saat ini, kebanyakan orang lebih suka bermanja mencari informasi di search engine daripada mencari informasi secara real dan mengembangkan dengan pola pikirnya sendiri. Sebenarnya bukan suatu kesalahan mencari informasi di mesin pencari, hanya saja kamu harus tetap mengembangkan informasi yang kamu peroleh dan jangan manja untuk dapat informasi yang kamu perlukan secara utuh. Dan jangan melakukan plagiasi terhadap karya orang.
7. Mengirimkan Undangan
Dulu, menulis undangan adalah hal yang sangat membosankan karena menulis berulang-ulang. Berbeda dengan undangan dengan pesan instan atau undngan di sosial media saat ini, kita bisa tulis undangan sekali, kemudian sisanya tinggal forward ke penerima yang lain.
8. Menulis Catatan
Dulu, orang membawa buku dan pena kemana-mana untuk mencatat banyak hal, termasuk agenda, catatan, dan curahan hati. Sekarang orang bisa melakukannya dengan smartphone, tablet, maupun laptop mereka. Apakah buku dan pena akan tergantikan oleh gadget juga ? Itulah beberapa perbedaan dulu dengan sekarang yang sangat kentara saat ini. Dengan mengetahui hal tersebut seharusnya kita sebagai manusia yang hidup di zaman sekarang bisa memanfaatkan teknologi dengan sebijaksana mungkin. Rewrite from: Kaskus
Mengapa Sebaiknya Jual Produk Online ?
Saat ini banyak sekali berbagai bentuk transaksi jual beli menggunakan media internet sebagaik sarana penjualannya maupun sekedar promosinya. Jika dulu seseorang hendak membeli sebuah pakain atau barang lainnya yang mereka butuhkan harus pergi ke toko, mall, atau pasar terlebih dahulu untuk memenuhi keinginannya, maka sekarang sudah tidak seperti dulu lagi. Berbagai situs toko online milik berbagai perusahaan telah menyediakan berbagai macam kebutuhan masyarakat saat ini. Barang yang tersedia pun juga sangat lengkap, mulai dari pakaian, furniture, gadget, bahkan jasa pun bisa di online-kan. Contohnya saja seperti Amazon, Lazada, Bhineka, dan banyak toko online lagi lainnya. Pernah lihat iklan Lazada di televisi Anda ? Seperti itulah kurang lebih gambaran dari sistem saat ini.
CSS dan Penerapannya
Setelah beberapa waktu tidak posting artikel apapun, akhirnya Gudang Receh mulai ngeblog lagi. Pada posting kali ini Gudang Receh akan sedikit berbagi tentang CSS. Apa itu CSS ?
CSS adalah singkatan dari "Cascading Style Sheets" merupakan suatu bahasa markup (bukan bahasa pemrograman) yang berfungsi untuk mengatur style pada webpage html. Apakah fungsi CSS ?
Apabila dalam suatu web page html akan membuat style untuk suatu element, maka pada sebagian element yang lain harus menuliskan script untuk stylenya lagi. Disinilah fungsi dari CSS, yaitu untuk meringkas style tersebut sehingga tidak perlu diulang-ulang. Bahkan juga dapat diterapkan pada web page lainnya.
Penerapan CSS
Ada 3 cara dalam menerapkan script CSS pada web page yang kita buat:
1. Inline
Pada metode ini, script CSS di letakkan didalam suatu tag html. Contohnya dibawah ini:
<html>
<head>
<title>Contoh Penulisan CSS Inline</title>
</head>
<body bgcolor="#FFFFFF">
<div id="contoh1">
Ini adalah contoh text tanpa ditambahkan script CSS </div>
<div id="contoh2" style="font-size: 24pt;">
<br />
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 24 point </div>
<div id="contoh3" style="color: blue; font-size: 14pt;">
<br />
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 14 point, dan menggunakan warna biru </div>
</body>
</html>
Hasilnya akan seperti dibawah:
Ini adalah contoh Text ini tanpa ditambahkan script CSS
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 24 point
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 14 point, dan menggunakan warna biru
Namun menurut saya pribadi, metode ini kurang efektif, karena hampir sama dengan pemformatan tulisan pada html biasa yang harus mengulang - ulang script tersebut.
2. Embedded
Pada metode ini script di tulis diantara tag <style> </style> yang ada dalam head. Contohnya seperti dibawah:
<html>
<head>
<title>Contoh Penulisan CSS Embedded</title>
<style>
#contoh1 {
color:blue;
}
#contoh2 {
color:red;
font-size:24pt;
}
.contoh3 {
color:green;
font-size:14pt;
}
</style>
</head>
<body>
<div id="contoh1">
Ini adalah contoh Text yang ditambahkan script CSS. Warna font biru.</div>
<div id="contoh2">
<br />
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 24 point dan warna merah.</div>
<p class="contoh3">
<br />
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 14 point, dan menggunakan warna biru.</div>
</body>
</html>
Dan hasilnya akan seperti dibawah ini:
Ini adalah contoh Text yang ditambahkan script CSS. Warna font biru.
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 24 point dan warna merah.
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 14 point, dan menggunakan warna biru.
Penerapan metode embedded lebih efektif dibanding dengan metode inline, karena tidak perlu mengulang-ngulang script pada setiap tag. Namun pada metode ini masih kurang efektif karena hanya bisa diterapkan dalam satu web page html saja. Untuk diterapkan pada web page html lainnya maka kita harus menuliskannya lagi atau dapat juga copy dan paste.
3. External
Maksud dari external adalah, style script yang kita tulis disimpan dengan nama sendiri, dengan ekstensi file .css . Kemudian dipanggil oleh web page html yang telah dibuat. Contoh penerapan CSS External:
<html>Script diatas adalah script html yang akan diberi style. Simpan dengan nama sesuka anda. Misal "index.html"
<head>
<title>Contoh Penulisan CSS External</title>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="styles.css" />
</head>
<body>
<div id="contoh1">
Ini adalah contoh Text yang ditambahkan script CSS. Warna font biru.</div>
<br>
<div id="contoh2">
<br />
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 24 point dan warna merah.</div>
<p class="contoh3">
<br />
Text ini ditambahkan script CSS inline. Besar font 14 point, dan menggunakan warna biru.</div>
</body>
</html>
Dan script berikut adalah script CSS untuk memberi style pada web page html diatas.
#contoh1 {Simpan dengan nama yang sama dengan file yang dipanggil dalam tag <link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css" />
color:blue;
}
#contoh2 {
color:red;
font-size:24pt;
}
.contoh3 {
color:green;
font-size:14pt;
}
Pada metode ini, menurut saya pribadi adalah paling efektif untuk diterapkan pada pembuatan web anda. Karena beberapa web page sekaligus dapat memanggil satu style script.
Itulah sedikit yang dapat Gudang Receh bagi, dan sepertinya masih banyak salah dan kata yang membingungkan. Mohon komentarnya untuk kritik dan saran.
Source gambar
Tags: css, script, style, html, web page, web, page, sheets,

Iptekini